Vanila Shina

Thursday, November 27, 2014

Choi Siwon Diminta Henry dan Eunhyuk Cukur Jenggot - Super Junior



Lagi-lagi Choi Siwon dan Enhyuk bergurau soal cukur jenggot. Minggu, 23 November, Siwon mengunggah video lucu di akun Instagramnya, siwon1987, dengan bertuliskan caption "Sigh".

Dalam video itu, yang paling pertama muncul adalah Henry dan meminta Siwon untuk segera mencukur jenggotnya. Setelah itu Eunhyuk tampil sambil tertawa dan memegang sebuah pisau cukur, mengisyaratkan agar Siwon segera bercukur.

Nah, setelah itu Siwon memasang wajah menggerutunya yang lucu dan akhirnya mencukur jenggotnya. Usai bercukur, Kim Heechulpun tampak memeriksa hasil cukuran Siwon tersebut dengan teliti.

Yahh gitulah Siwon oppa, memang sering diingatkan member Super Junior lainnya untuk rajin mencukur jenggot (ckckck -_- ganteng-ganteng tapi males ya ternyata)


Yuk tonton videonya! Check It Out :D

Gimana guys lucu ya? Ada-ada aja ya tingkah oppadeul ini..
Tapi tetap kok tujuan mereka itu mulia, yaitu untuk membahagiakan para ELF nya..
Video udah, sekarang bonus pictnya nih.. :)
Ini ada sedikit gambar proses pencukurannya juga 





Nahh ada info lagi nih sedikit

Want to know? Lets check it out ^^

Dikabarkan Super Junior akan merilis single Jepang "MAMACITA" pada 17 Desember mendatang. Tanggal itu dinilai tepat mengingat Sungmin akan menikah pada 13 Desember dan Kyuhyun tengah sibuk mempromosikan album solonya, "At Gwanghwamun".
Selamat menunggu ya.. Nanti kalo udah di rilis, bakalan saya post dech link download nya :)

Oke dech, kayaknya saya udah kebanyakan berkicau nich hehe semoga post dari saya bisa menghibur reasers semuanya ya..^^ Annyeong..
Don't forget RCL (Read+Comment+Like) please ^^

Wednesday, November 26, 2014

Super Junior - MV 'MAMACITA' Melejit Pesat, SuJu Gelar High-five Event


Annyeong!!!
Nahhh, bawa berita bahagia lagi nih dari oppadeul :)

Kali ini, Leeteuk, Donghae, Eunhyuk, dan Siwon menggelar high-five event  sebagai tanda terimakasih mereka kepada semua elf yang sudah mendukung MAMACITA mereka.

Popularitas Super Junior sebagai salah satu grup papan atas K-Pop sudah nggak perlu diragukan lagi.
Salah satu bukti terbaru tentang kepopuleran SuJu adalah sudah ditontonnya MV MAMACITA  mereka sebanyak lebih dari 16 juta kali sejak pertama kali rilis sekitar 2 bulan yang lalu.

Sebagai bentuk perayaan dan ucapan terimakasih untuk para elf, SuJu pun merilis video ucapan terimakasih mereka. Selain itu, Super Junior juga menepati janji mereka untuk mengadakan high-five event dengan elf sebagai bentuk terimakasihnya atas pencapaian Mamacita.

"Kami membuat janji ketika kami memulai promosi 'MAMACITA' bahwa kami akan memberikan hadiah kejutan setiap kenaikan 1 juta penonton MV 'MAMACITA' hingga mencapai 10 juta," tutur leader SuJu, Leeteuk. "Sebagai Super Junior, kami tidak pernah gagal memenuhi janji kami, jadi hari ini kami di sini akan menggelar 'high-five event' dengan kalian."

Dalam video yang diunggah oleh SM Entertainment melalui akun YouTube resmi mereka, tampak Elf sudah ramai berkumpul di depan gedung SM. Antusiasme Elf tak terelakkan ketika akhirnya mereka bisa high-five dengan LeeTeuk, Lee Donghae, Choi Siwon, dan Eunhyuk. (wahh kapan ya saya bisa jadi salah satunya)
Sebelum menemui fansnya Leeteuk dan teman-teman sempat bercanda sebentar. Dalam video berdurasi 2 menit lebih itu, Leeteuk dan Eunhyuk tampak menjelaskan tujuan acara mereka, sedangkan Siwon dan Donghae hanya berdiri di belakangnya. Konyolnya, Donghae dengan sengaja menutupi wajah dan kepalanya dengan syal


 Ini bonus videonya.. Happy watching ya chingu.. ^^



Oppadeul itu emang perhatian banget ya sama fansnya.. Mereka terus membuat ELF jadi speechless dengan tindakan-tindakan mereka..(setuju nggak nih?)
Semoga acara serupa bisa diadakan di Indonesia juga ya (aamiin)^^
Gimana pendapat chingudeul tentang video ini? Semoga pada suka ya sama post-post nya..:)

RCL (Read+Comment+Like) Please..^^
Sorry for typos

Tingkah Konyol Eunhae Couple (funny!) - Super Junior


Annyeong readers.. :)
Kali ini mimin mau posting video lucu dari Eunhae couple nih.. :D
video ini mimin dapet dari akun instagramnya Donghae oppa..
Dalam video ini Eunhyuk dan Donghae terlihat menari-nari nggak jelas sambil menahan tawanya.. (ckckck oppa ada aja cara bikin para elf makin cinta sama Super Junior)
Yah.. seperti yang kita ketahui, semua member Super Junior itu memang suka mengunggah foto dan video konyol di akun-akun pribadi mereka..
Nahh bagi yang udah penasaran silahakan nonton langsung dech video mereka berdua.. :D

happy watching!!!

Monday, November 24, 2014

Shake It Up! - Super Junior Lyric (Hangul + Romanization + Indo Translation)

 Hangul

[려 욱] 자 일어나 ([동해] 자 일어나) 다 이리와 ([동해] 다 이리와)
[려욱] 막 흔들어([동해] 니 생각 모두) Just shake it up ([동해] Shake it up)

[규현] 자 일어나 ([예성] 자 일어나) 다 이리와 ([예성] 다 이리와)
[규현]막 흔들어 ([예성] 니 생각 모두) Just shake it up

Shake it up- Shake it up- Shake it up!

[동해] 불안 불안해 늘 조마조마해 삶이 정말 즐겁니?
[규 현] 매일 딱딱한 밋밋한 너무너무 소심한
그런 니가 너도 이젠 지겹니?
[예성] 한번 주먹 쥐고 Cool 하게 (Yeah)
하고 싶은 소리 질러봐 (Yeah)
[려욱] 세상은 네거야 만드는 거야 생각을 흔들어 (Uh oh)

Shake it up- Shake it up- Shake it up!

[은혁] 빠르게 또 가끔은 천천히 겁먹지마 Nice & Slow
멀쩡한 세상에 특별한 니가 주인공
You can change the world 돌아보면 어지러워
미 친듯이 Let’s dance 놓지마 One chance

[이특] 춤추고 싶을 땐 상관 말고 즐겨
[규현] 리듬에 맡겨 건들지마 다쳐
[예성] 제발 “하지마” “관두자” “너랑 안 어울려”
이런 말들 Shake it (up)
[성 민] 한번 가슴 펴고 Chic하게 (Yeah)
“너를 사랑한다” 말해봐
[려욱] 사랑은 있잖아 만드는 거야 생각을 흔들어 (Uh oh)

Shake it up- Shake it up- Shake it up!

[동해] 하루하루 반복되는 생활 이젠 Shake it up (Just shake it up)
자꾸자꾸 생각나는 슬픔 이젠 Shake it up (Oh)
[규현] 세상 별거 있어? 그대에게 달렸어
Oh! Oh! 흔들어 Ah Just shake it up!

Shake it up- Shake it up-
Shake it up- Shake it up- Shake it up!


Romanization

[RYEOWOOK] Ja iruhna ([DONGHAE] Ja iruhna)
Da iriwa ([DONGHAE] Da iriwa)
[RYEOWOOK] Mak heundeuruh ([DONGHAE] Ni saenggak modu)
Just shake it up ([DONGHAE] Shake it up)
[KYUHYUN] Ja iruhna ([YESUNG] Ja iruhna)
Da iriwa ([YESUNG] Da iriwa)[KYUHYUN]
Mak heundeuruh ([YESUNG] Ni saenggak modu)
Just shake it up
 
Shake it up- Shake it up- Shake it up!

[DONGHAE] Booran booranhae neul jomajomahae salmee juhngmal jeulguhpni? 
[KYUHYUN] Maeil ddakddakhan mitmithan nuhmoonuhmoo
soshimhanGeuruhn niga nuhdo ijen jigyuhpni?
 [YESUNG] Hanbuhn joomuhk chwigo Cool hage (Yeah)
 Hago shipeun sori jilluhbwa (Yeah)
 [RYEOWOOK] Sesangeun neguhya mandeuneun guhya saenggageul heundeuruh (Uh oh)
 
Shake it up- Shake it up- Shake it up!
 
[EUNHYUK] Ppareuge ddo gakkeumeun chuhnchuhnhee guhpmuhkjima Nice & Slow
 Muhljjuhnghan sesange teukbyuhran niga jooingong 
You can change the world dorabomyuhn uhjiruhwuh
Michindeushi Let’s dance Nohjima One chance 
[LEETEUK] Choomchoogo shipeul ddaen sanggwan malgo jeulkyuh 
[KYUHYUN] Lideumeh* matkyuh guhndeuljima dachyuh 
[YESUNG] Jebal “Hajima” “Gwandooja” “Nuhrang an uhwoollyuh” Iruhn maldeul Shake it (up)
[SUNGMIN] Hanbuhn gaseum pyuhgo Chic hage (Yeah)
 “Nuhreul saranghanda” marhaebwa 
[RYEOWOOK] Sarangeun ijjanha mandeuneun guhya saenggageul heundeuruh (Uh oh)
 
Shake it up- Shake it up- Shake it up!
 
[DONGHAE] Harooharoo banbokdweneun saenghwal ijen Shake it up (Just shake it up)
 Jakkoojakkoo saenggaknaneun seulpeum ijen Shake it (up) 
[KYUHYUN] Sesang byuhlguh issuh? Geudae ege dallyuhssuhOh! Oh! Heundeuruh
Ah Just shake it up!
 
Shake it up- Shake it up-Shake it up- Shake it up- Shake it up!

Indo Translation


[Ryeowook] Hei bangun ([Donghae] Hei bangun)
Semua orang datang ke sini ([Donghae] Semua orang datang ke sini)
Goyangkan saja ([Donghae] Semua pikiran Anda)
Goyangkan saja itu ([Donghae] Shake it up)

[Kyuhyun] Hei bangun ([Yesung] Hei bangun)
Semua orang datang ke sini ([Yesung] Semua orang datang ke sini)
Goyangkan saja ([Yesung] Semua pikiran Anda)
Goyangkan saja itu

Shake it up-up-Kocok Kocok itu!

[Donghae] Adalah, cemas begitu cemas, hidup selalu gugup benar-benar menyenangkan?
[Kyuhyun] Anda, siapa yang kaku dan datar dan terlalu terlalu takut sehari-hari
Apakah kau tidak bosan?
[Yesung] Hanya sekali kepalkan tangan Anda dan dingin (Yeah)
Berteriak apa yang ingin Anda katakan (Ya)
[Ryeowook] Dunia ini milikmu
Ini apa yang Anda lakukan itu
Mengguncang pikiran Anda (Oh oh)

Shake it up-up-Kocok Kocok itu!

[Eunhyuk] Anda pergi cepat tapi jangan takut untuk pergi lambat kadang Nice & Lambat
Kau pemilik dunia ini yang sempurna
Anda dapat mengubah dunia Jika Anda melihat kembali Anda akan mendapatkan pusing
Tarian liar Mari Tunggu Satu Kesempatan

[Leeteuk] Bila Anda ingin menari jangan khawatir dan menikmatinya
[Kyuhyun] Masukan kepercayaan Anda pada irama
"Jangan sentuh", "Kau akan terluka"
[Yesung] "Tolong jangan lakukan" "Nevermind" "Anda tidak bisa melakukan itu"
Semua jenis frase, Hanya Kocok (atas)
[Sungmin] Hanya sekali tongkat keluar dada dan chicly
Katakan "Aku cinta padamu"
[Ryeowook] Anda sedang jatuh cinta bukan
Ini apa yang Anda lakukan itu
Mengguncang pikiran Anda (Oh oh)

Shake it up-up-Kocok Kocok itu!

[Donghae] kehidupan sehari-hari berulang Anda, sekarang Shake itu (Hanya kocok itu)
Pikiran Anda mengulangi kesedihan, sekarang Shake it up (Oh)
[Kyuhyun] Apakah anda terpisah dari dunia ini? Itu semua tergantung pada Anda
Oh! Oh! Kocok kocok Ah Hanya itu!

Goyang itu-Shake up-
Shake it up-up-Kocok Kocok itu!

Storm - Super Junior Lyric (With eng and Indo Translation)



 
[Donghae] geuman malhae geu ipsureul yeolgido jeone modeungeol arabeorin naega wonmangseureopda
[Ryeowook] geojitmallo domanggago sipjiman neoui du nuni ijen annyeongira mareul hane
[Kyuhyun] gyeou garyeogo maeumeul jaba geochin pokpungcheoreom millyeowatda machi bitmulcheoreom jiwojil unmyeongigetjiman
[Yesung] kkaejin geoul wie maejeojin inyeonboda deouk apatgie
i georeumui kkeuteul bonaeneun maeumeul neon moreugetji
[Sungmin] geuman ureo geu nunmure jeotgido jeone modeungeol arabeorin naega wonmangseureopda
[Yesung] geojitmallo pihaeboryeo hajiman neoui du nuni ijen annyeongira mareul hane
[Ryeowook] gyeou garyeogo maeumeul jaba geochin pokpungcheoreom millyeowatda machi bitmulcheoreom jiwojil unmyeongigetjiman
[Donghae] tteugeopdeon sarang yeolbyeongeul arko memalla beorin ipsul geu wiro
heulleonaerineun nae nunmurui uimireul neon moreugetji
[Kyuhyun] deo meoreojiryeogo neomu aesseujima imi nae momeun jogangna kkaejyeobeoryeosseo nega wonhaetdeon daero
nege han georeumdo deoneun gakkai gal su eobseo
[Yesung] gyeou garyeogo maeumeul jaba geochin pokpungcheoreom millyeowatda machi bitmulcheoreom jiwojil unmyeongigetjiman
[Ryeowook] kkaejin geoul wie maejeojin inyeonboda deouk apatgie
i georeumui kkeuteul bonaeneun maeumeul neon moreugo
[Donghae] tteugeopdeon sarang yeolbyeongeul arko memalla beorin ipsul geu wiro heulleonaerineun nae nunmurui uimireul neon moreugetji

English Translation

Stop talking
I hate myself for knowing everything
Before you even opened your mouthI wanted to lie and run away but
Your two eyes are telling me goodbyeI finally set my heart to leave
And it came to me like a harsh storm
It might be a fate that will wash away like the rain
Because it was more painful than a fate shattered like glass
At the end of this walk, I let you know but you wouldn’t knowStop crying
I hate myself for knowing everything
Before I get wet with your tears

I tried to lie and avoid it but
Your two eyes are telling me goodbye

I finally set my heart to leave
And it came to me like a harsh storm
It might be a fate that will wash away like the rain
I was sick with a love fever
The meaning of these tears trickling to my dried lips- you’ll never know

Don’t try too hard to get far away
My body has already broken into pieces just like you wanted
I can’t go a step closer to you

I finally set my heart to leave
And it came to me like a harsh storm
It might be a fate that will wash away like the rain
Because it was more painful than a fate shattered like glass
At the end of this walk, I let you know but you wouldn’t know

I was sick with a love fever
The meaning of these tears trickling to my dried lips- you’ll never know


INDONESIAN

Berhenti bicara
Aku benci diriku sendiri untuk mengetahui segalanya
Sebelum Anda bahkan membuka mouthI Anda ingin berbohong dan melarikan diri tapi
Dua mata Anda mengatakan selamat tinggal akhirnya menetapkan hati saya untuk meninggalkan
Dan datang padaku seperti badai yang keras
Mungkin nasib yang akan membasuh seperti hujan
Karena itu lebih menyakitkan daripada nasib yang hancur seperti kaca
Pada akhir perjalanan ini, aku membiarkan Anda tahu, tapi Anda tidak akan tahu Berhentilah menangis
Aku benci diriku sendiri untuk mengetahui segalanya
Sebelum saya basah dengan air mata Anda
Aku mencoba untuk berbohong dan menghindarinya tapi
Dua mata Anda mengatakan selamat tinggal
Saya akhirnya menetapkan hati saya untuk meninggalkan
Dan datang padaku seperti badai yang keras
Mungkin nasib yang akan membasuh seperti hujan
Aku sakit dengan demam cinta
Arti dari air mata menetes ke bibirku kering-Anda tidak akan pernah tahu
Jangan mencoba terlalu keras untuk mendapatkan jauh
Tubuhku sudah dipecah menjadi potongan-potongan seperti Anda ingin
Aku tidak bisa pergi satu langkah lebih dekat dengan Anda
Saya akhirnya menetapkan hati saya untuk meninggalkan
Dan datang padaku seperti badai yang keras
Mungkin nasib yang akan membasuh seperti hujan
Karena itu lebih menyakitkan daripada nasib yang hancur seperti kaca
Pada akhir perjalanan ini, aku membiarkan Anda tahu, tapi Anda tidak akan tahu
Aku sakit dengan demam cinta
Arti dari air mata menetes ke bibirku kering-Anda tidak akan pernah tahu

Saturday, November 22, 2014

Cerpen "Dalam Deburan Ombak"



Cinta adalah sebuah kata sederhana dengan beribu makna. Sebuah kata yang bisa menyatukan setiap insan didunia, kata yang didasari dengan sebuah perasaan sayang yang mendalam yang hanya dianugerahkan pada hati paling tulus dan termurni tanpa ada setitik kepalsuan apapun didalamnya. Pantai Panjang telah menjadi saksi bisu cintaku. Dimana aku mencurahkan seluruh perasaanku.
Aku terduduk diam ditengah hamparan pasir lembut sembari menikmati indahnya mentari senja yang menghasilkan bias warna oranye khas di ujung pantai. Keindahan itupun semakin terasa dengan adanya deretan pohon cemara yang membuat pantai ini terasa sejuk. Disini, aku masih terdiam dan terus menghitung waktu ditengah alunan debur ombak  yang saling berkejaran, akupun makin tenggelam dalam lamunanku.
Pantai ini mengingatkanku kembali akan sebuah kenangan manis yang sempat terlupa. Dimana aku pertama kali melihatnya lagi setelah sekian lama aku tak pernah melihat sosoknya. Sosok tinggi dan ramping yang tidak atletis itu adalah sosok yang selalu kunantikan walau dia bukan seseorang yang berpenampilan sempurna. Akupun tersadar dari lamunanku saat kudengar suara itu, ternyata hari sudah beranjak malam dan setengah badanku telah basah terkena ombak. Aku menolehkan kepalaku untuk memastikan pemilik suara itu. Belum sempat aku mengenalinya diapun memanggilku lagi “ngapain sih kamu disitu? udah jam berapa ini?” ucapnya sambil mendekatiku.
“Eh kakak, darimana? Udah lama ya kita nggak ketemu?” tanyaku tanpa menjawab pertanyaannya. Aku bangkit dari dudukku dan sedikit membersihkan bekas pasir yang menempel di kakiku. “Ya ampun! Dari jam berapa kamu duduk disini? Kenapa bisa basah gitu?” dia terus bertanya sambil melotot melihat celanaku yang sudah basah kuyup. “Biasa aja donk kak, kalo orang main dipantaikan biasanya basah kuyup juga” aku menyeringai dibuat-buat sambil memutar mataku. “Iya sih basah, tapi mana ada yang main di pantai malam-malam gini. Nih pakai jaket kakak aja, nanti kamu sakit loh basah-basah gitu.” Rasa khawatir diwajahnya mulai menghilang saat dia berkata “nggak takut apa duduk sendiri di tengah pantai? Hanya cewek aneh yang mau-maunya duduk sendiri ditengah pantai, tengah malam lagi. Dasar cewek aneh” dia mencibir dan melihatku dengan heran. Itulah dia sosok yang sangat menjengkelkan tapi tetap perhatian.
Tanpa sadar aku menatap dan memperhatikannya, tiba-tiba dia menyentuh keningku "hei, kenapa? Ada yang aneh ya? Apa kamu sakit? Tapi kok nggak panas sih?" aku memalingkan wajahku dan menepis tangannya yang ada di dahiku hingga terjatuh. "huh dasar cewek aneh" dia mengomel dan menekuk wajahnya.
"Eh iya, ngapain kakak kesini? Janjian ya?" selidikku curiga. "Kakak nyariin kamu tau. Mulai dari rumah kamu, anggut, prapto, pasar minggu, pokoknya satu kota Bengkulu udah kakak kelilingin, eh kamunya malah ada disini" dia terus mengomel dengan nada kesal. Aku hanya bisa tertawa melihat tingkahnya itu, dia terus mengomel sambil menendang-nendang pasir pantai dan benda-benda yang ada di dekatnya. Sadar bahwa aku tak memperhatikan omelannya, diapun memukul pelan kepalaku "kamu itu bikin kesel banget ya, dari tadi aku ngomong panjang lebar tapi nggak kamu perhatiin. Kamu nggak tau apa, kalau aku capek ngelilingin satu kota Bengkulu cuma buat nyariin kamu." dengan sedikit kesal akupun menjawab "emang kenapa kakak nyariin aku? Tumben banget, nggak biasanya gitu."
“Nggak kok, cuma kangen aja pengen lihat cewek aneh yang pernah aku kenal ini nih” ucapnya menunjukku, dia tersenyum simpul dan berjalan menuju mobil Lamborghini berwarna hitam kumbangnya yang terparkir sembarangan di pinggir jalan. “Eh, ayo pulang cewek aneh. Ngapain kamu masih melamun disana? Ayo, kakak antar kamu pulang” teriaknya dari kejauhan. Akupun berjalan mendekatinya sambil berkata “siapa juga yang melamun, aku Cuma bersihin pasir yang nempel dicelanaku aja kok. Eh iya, emang kakak mau nganterin aku ya? Basah-basah gini? Apa nggak takut ikutan basah ya jok mobilnya?”. Diapun masuk ke dalam mobilnya dan berteriak “mau diantar apa nggak? Kalo terus mengomel gitu kakak biarin kamu kedinginan disini”. “iya iya, aku mau dasar cowok bawel” aku terus mengomel sambil berjalan menuju mobilnya.
Kami duduk terdiam selama perjalanan menuju rumah. Kumainkan jemariku sambil melihat Hpku yang terendam air pantai tadi. Tanpa terasa kamipun sampai didepan rumahku. Aku bergegas keluar dari mobil dan melambaikan tanganku padanya “kak Dani makasih ya udah nganterin aku, hati-hati dijalan”.

***

Salah satu hal terbaik tinggal di kota Bengkulu adalah dapat menikmati indahnya gulungan ombak dan sunset yang sangat memanjakan mata. Hari iniaku berencana pergi ke benteng Malborough yang merupakan salah satu tempat wisata bersejarah yang ada di Bengkulu.
Ditempat ini aku menunggu seseorang yang telah mengirimiku sms untuk datang ke benteng ini dan memintaku menemaninya mengerjakan tugas sejarah yang diberikan dosennya. Aku berdiri diam di pintu masuk benteng menunggunya datang sambil memikirkan perkataannya kemarin saat kami bertemu di pantai. Apa maksud dari perkataannya? “Cuma kangen” kata-kata itu terus berputar di kepalaku. Apa maksudnya? Apa dia punya perasaan yang sama denganku? Atau dia hanya meledekku seperti biasanya? Apakah aku tidak salah dengar? Pertanyaan itu terus datang bergantian di benakku hingga aku tak tahu sudah berapa lama ia berdiri disampingku.
“Kak Dani baru datang ya?” sapaku terkejut karena melihatnya sudah ada disampingku. Dia memakai kaus putih serta jeans hitam yang menonjolkan postur tinggi tubuhnya, itu semua sangat pas dibadannya dan dia juga selalu memiliki tatanan rambut yang terkesan sangat acak-acakan tetapi tetap saja semua itu membuatnya terlihat sangat memukau. “Bahkan kamu nggak tahu sudah berapa lama aku berdiri disini? Disampingmu? Sebenarnya apa yang kamu pikirkan sampai-sampai kamu tidak menyadari kehadiranku?” sambil menggeleng-gelengkan kepalanya diapun menggodaku “kamu mikirin cowok ya? Siapa? Pacar baru? Atau orang yang kamu suka? Kok nggak cerita sama kakak sih?” “Ih kakak, udah donk aku bukan mikirin cowok tau” aku tersenyum malu. “Aku hanya kepanasan aja nungguin kakak disini, lama banget kakak datang” aku mengalihkan pembicaraan. Dia menepuk-nepuk bahuku dan berkata “apapun itu, jangan suka melamun lagi ya. Nggak bagus loh cewek suka melamun sendirian. Ayo masuk!” Dia menggandeng lenganku dan tersenyum. Senyum itu, seberkas senyum tipis terlukis diwajahnya, senyum yang sangat memseonaku. “Eh ayo donk, katanya panas disini” ajaknya lagi sambil menarik lenganku. “Iya-iya ayo kak” jawabku sambil mengikuti langkahnya.
“Kita mulai darimana kak? Meriam? Penjara? Atau bagian atas benteng?” tanyaku. “Hmm.. kurasa bagian atas benteng cukup memberikanku inspirasi” sahutnya bersemangat. Aku hanya mengangguk pelan dan mengikutinya.
Sesampainya kami dibagian atas benteng, mata kami tertuju pada pemandangan pantai Tapak Paderi yang sangat indah. Cuacanya sangat bersahabat saat itu, membuat langit kota Bengkulu terlihat menawan, langit yang bertahtakan susunan awan putih bersih yang menggantung bergerak perlahan dengan paparan cahaya matahari menyinari setiap sudut kota, sungguh keindahan yang tak dapat dilukiskan. Belum selesai aku merengguk semua keindahan itu, lamunanku terpecahkan dengan sentuhan lembut di bahuku “kita foto yuk untuk kenang-kenangan” senyum menyeringai itu kembali terlukis diwajahnya, aku hanya membalas perkataannya dengan sebuah anggukan pelan.
Setelah puas menikmati pemandangan di benteng Malborough, kami pergi mencari makanan untuk mengganjal perut dan lalu pergi berkeliling untuk menikmati keindahan lain yang ada di kota Bengkulu. “Kita ngapain lagi ya? Mau main air?” tanyanya padaku, aku mengangguk pelan sebagai tanda setuju. Setelah puas berkeliling, kamipun menuju tempat favorit kami yaitu pantai Panjang.
Sesampainya disana, dia langsung berlari kegirangan menuju segulung ombak yang cukup tinggi. Dia terus berlari mendekat saat gulungan ombak itu jauh dan berlari menjauh saat ombak itu mulai mendekati kakinya. Senyum sumringah tergambar diwajahnya saat sebuah gulungan ombak membasahi sebagian kakinya. Aku tertawa dan  menggeleng-gelengkan kepalaku saat melihatnya. Dia sangat lucu, tingkah kekanakannya itu sangat tidak sesuai dengan penampilannya yang sangat dewasa. Tanpa sadar pandanganku terpaku padanya. “Elena, sedang apa kamu disana? Apa ada yang salah? Kenapa kamu tidak ikut bermain seperti biasanya?” tanyanya membuyarkan lamunanku. “Nggak kak masih panas banget nih, aku akan menyusulmu saat teduh nanti” “baiklah Elenaku” senyum kembali tergambar diwajahnya yang terlihat sedikit mutung terbakar terik matahari siang itu. Tunggu.. Elenaku? Apa maksudnya itu? Sejak kapan dia memanggilku dengan nama itu? ‘Elenaku’ apa maksudnya? Sebenarnya ada apa dengannya? Sikapnya belakangan ini membuatku bingung. Apakah dia tahu apa yang kurasakan atas kehadirannya? Pertanyaan itu terus berputar di benakku. Arrggghhh semua ini membuatku gila.
Hari sudah mulai teduh, akupun berjalan menghampirinya yang sudah basah lebih dari setengah badannya. Melihat bajuku yang masih belum tersentuh air, diapun menyeretku untuk ikut dengannya. Aku mengejarnya dan bertujuan ingin mendorongnya hingga ia tersungkur tapi tetap saja aku kalah dan jatuh tersungkur. Tentu saja aku kalah melawan seorang pemuda yang memiliki tinggi 183cm itu. Kami menghabiskan sisa hari itu dengan terus bercanda. Satu hari yang sangat sempurna itu ditutup dengan gerimis yang turun tiba-tiba disenja itu.

***

Pagi yang cerah menyambut kehadiranku di pantai itu. Mentari pagi mulai menduduki singgasananya. Semilir angin membelai lembut wajahku membuat aku merasa nyaman ada disini. Rasa nyaman itu mengingatkanku akan kejadian seminggu yang lalu, kejadian itu terasa bagaikan sebuah mimpi indah bagiku. Panggilan itu, pertamakalinya dia memanggilku dengan nama asliku. Aku bahkan tak ingat jika dia mengetahui namaku. “Beep beep” tiba-tiba hp-ku berbunyi membuatku terbangun dari lamunanku.
“Elena, ayo kita ketemu. Udah lama kita nggak kumpul-kumpul. Aku tunggu di kafe biasanya ya.”
Aku tersenyum membacanya, ternyata sahabatku Mika yang mengirimiku sms ini. Ahh.. sudah berapa lama kami tak bertemu? Ada banyak sekali hal yang ingin aku ceritakan padanya terutama tentang kak Dani, ah iya kak Dani. Bagaimana kabarnya saat ini? Sudah seminggu aku tak bertemu dan mendengar kabarnya lagi. Kenapa aku merasa ada yang hilang dari hidupku? Apa ini? Apa aku merindukannya? Mengapa hatiku terasa hampa saat aku menyadari hal ini? Arrrgghhh, aku mengacak-acak rambutku, semua ini membuatku gila, oh iya aku hampir lupa Mika sudah menungguku.
Aku bergegas menuju BIM untuk menemui sahabatku. Ternyata dia sudah menunggu di plataran salah satu kafe disini.
“Aduh Elena.. kamu kemana aja sih? Kok lama banget?” dia mengomeliku dengan gaya cerewetnya yang khas. “Maaf Mika, aku hampir lupa tadi hehe.” aku sedikit terkekeh menjawab pertanyaannya. “Ck ck ck, kebiasaan lamamu ternyata belum hilang ya” sahabatku itu hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkahkuh. “Ayo masuk Mika” aku menggamit lengannya dan masuk ke kafe bersamanya.
Kamipun mengambil posisi tempat duduk di sudut ruangan kafe yang memberikan sudut pandang sempurna saat memandang keluar. Aku menyibukkan diriku dengan memandang kendaraan yang lalu-lalang diluar kafe yang melaju dengan cepatnya, aku mencoba untuk memandang lebih jauh lagidan terlihatlah debur ombak dibawah rindangnya pohon cemara yang berderet di sepanjang tepi pantai itu.
Kesibukanku terhenti ketika seorang pelayan muda dengan perawakan yang lumayan tinggi menghampiri meja kami. “Mau pesan apa mbak?” sapanya lembut kepada kami. Kamipu mulai sibuk memilih menu apa yang akan kami pesan, aku memilih milkshake stroberi dan seporsi nasi goreng sedangkan sahabatku memesan jus mangga dan seporsi kentang goreng. Setelah pelayan itu pergi, aku dan sahabatku mulai berbincang tentang kegiatan kami masing-masing.
Kemudian sebuah pertanyaanpun tercetus darinya “eh iya, kamu masih berhubungan sama kak Dani? Gimana perasaan kamu? Masih sama nggak sama dia?” Aku hanya tersipu malu mendengar pertanyaan darinya sambil berkata “ah kamu masih inget aja ya. Kami sempat hilang kontak selama beberapa bulan, tapi aku bertemu lagi dengannya di pantai itu” aku menunjuk debur ombak pantai Panjang yang tampak indahnya dari tempat kami. Aku menghela napas panjang dan melanjutkan “aku masih menyukainya, tapi aku masih tetap tak tahu tentang perasaannya padaku. Seperi biasanya dia memang bersikap baik dan cuek, tapi belakangan sikapnya ini sangat berbeda”.
“Berbeda? Beda gimana? Apa dia ngejauhin kamu? Atau dia bersikap kasar sama kamu?” wajah cerianya berubah serius. Pelayan tadi kembali ke meja kami untuk mengantar pesanan. Aku menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutku dan cepat-cepat menelannya sebelum aku menjawab pertanyaannya “bukan Mika bukan ngejauhin ataupun kasar sama aku. Tapi kan kamu tahu sendiri dia nggak pernah manggil nama aku, biasanya dia memanggilku dengan sebutan cewek aneh ataupun ejekan-ejekan lain.” Mika hanya menatap sepiring kentang goreng yang ada dihadapannya saat dia mendengar jawabanku. “Dia juga bilang kalo dia kangen sama aku. Aku jadi bingung, apa aku yang salah menerjemahkan maksudnya? Semua kata-kata dan perhatiannya padaku sungguh membuatku bingung. Mika, apa kak Dani punya perasaan yang sama sama aku? Apa dia tahu perasaanku? Atau cuma aku yang salah pengertian akan sikapnya? Ahhh aku bingung Mika.”
“Elena, sepertinya dia menyukaimu juga dan menurutku dia itu orang yang tidak bisa terus terang mengungkapkan perasaannya. Kalo aku sih nyaranin kamu untuk ungkapin aja perasaan kamu ke dia, kan nggak ada salahnya”
Aku terkejut mendengar jawabannya “apa? Mana mungkin aku ungkapin perasaanku Mika. Apa kamu bercanda?” Nada bicaraku terdengar lebih tinggi dari yang kuniatkan. “Santai aja donk, aku kan cuma ngasih saran. Ya udah deh, kita makan aja dulu” dia menjawab enteng lalu mulai memakan kentang goreng pesanannya.
Aku memikirkan perkataan sahabatku, mungkin dia benar, mungkin aku harus menuruti saran Mika. Tapi apa aku bisa? Benarkah aku harus mengungkapkan perasaanku? Ahh aku tak tahu apa yang harus aku lakukan.
“Heh, kamu mikirin apa lagi sih? Mikir kak Dani lagi ya? Jangan suka melamun, nggak bagus tahu. Lagian nasi goreng kamu udah dingin tuhh”
“Ih siapa juga yang melamun, aku baru mau makan nih”
Setelah selesai makan, kami berdua memutuskan untuk menghabiskan sisa hari itu dengan berkeliling di sekitar pantai.

***

“Elena apa kabar? Hari ini ada waktu luang nggak? Bisa temenin kakak sebentar? Kakak tunggu ya di tempat biasa.”
Pesan singkat dari kak Dani menjadi ucapan selamat pagi untukku di hari itu. Setelah membaca pesan itu aku bergegas mengganti baju kausku dengan gaun hitam pas badan yang kupadukan dengan sepatu ber-hak tinggi yang senada dengan bajuku.
Saat aku hendak keluar dari rumahku, aku melihat lamborghini berwarna hitam kumbang sudah terparkir rapi di halaman “ahh ternyata dia menjemputku” ucapku dalam hati. Aku langsung bergegas keluar dan mendapatinya sedang duduk terpaku di kap depan mobilnya. Dia mengenakan kemeja biru langit pas badan yang dipadukan dengan celana jeans senada dan jangan lupa tatanan rambut berantakannya yang membuatnya tampak sangat mempesona.
“Elena, kamu cantik sekali dengan gaun itu” walau dia mengatakannya dengan suara pelan aku dapat mendengarnya dengan jelas dan melihat sebuah senyum simpul yang terlukis diwajahnya saat dia mengatakannya. “Selamat pagi” ucapnya saat aku sudah berada tepat didepannya. Aku hanya mengangguk pelan seraya berkata “selamat pagi juga kak. Kemana kita hari ini?”
“Ayo masuk, aku akan mengajakmu ketempat yang sangat spesial”
Aku hanya mengikutinya tanpa tahu tujuan kami yang sebenarnya. Sepanjang perjalanan, aku menyibukkan diriku dengan beberapa pertanyaan yang terus muncul di pikiranku. Tempat spesial? Tempat apa yang dia maksudkan? Dia mau mengajakku kemana? itulah yang terus terlintas dalam benakku.
“Kita sudah sampai, ayo turun” perkataannya membuatku terkejut dan refleks aku langsung turun dari mobil.
Sebuah pintu besi besar dengan ukiran kata-kata yang terukir indah berdiri kokoh dihadapanku. “Benteng Malborough? Ini tempat spesial yang kakak maksud? Bukankah minggu lalu kita sudah datang kemari? Apa kakak ada tugas sejarah lagi?”
“Sabar nona manis, coba tebak apa yang tidak seperti biasanya dari benteng ini hari ini?” nada suaranya sangat misterius. Belum sempat aku menjawabnya dia sudah melanjutkan perkataannya lagi “Ahh sudahlah terlalu lama jika kamu memikirkannya dulu, betulkan Elena?” dia menatap mataku dalam dan melanjutkan perkataannya “hari ini aku sengaja mempersiapkan beberapa kejutan untukmu. Salah satunya adalah pintu benteng ini. Orang-orang tidak pernah memperhatikan betapa megah benteng ini jika dilihat dengan pintu tertutup” senyum tipis mengakhiri kalimatnya, yang membuatku semakin bingung.
Ternyata dia benar juga, benteng ini tampak sangat menawan dan membuatku penasaran apa saja yang ada didalamnya dengan pintu yang tertutup ini, walaupun aku sering berkunjung kesini, tapi rasa penasaran itu tetap saja datang saat aku melihat pintu itu tertutup. Tiba-tiba pintu itu terbuka perlahan dengan bunyi berdecit yang membuatku terkejut.
Dia mengajakku masuk langsung menuju ke bagian atas benteng, dan tampaklah pemandangan yang tak biasa. Pemandangan matahari terbit yang sangat memanjakan mata, membuatku merasa nyaman. Dia tampak menutup mata dan membentangkan tangannya seraya menghirup udara dalam-dalam sembari berkata “Elena, apa kamu tahu bagaimana perasaanku? Ya aku merasa sangat bahagia.” Dia membuka mata dan menurunkan kedua tangannya lalu menatapku “apa yang kamu rasakan?” tanyanya. Aku menunduk menimbang apakah aku harus jujur tentang perasaanku yang sebenarnya? Mungkin lebih baik aku bertanya padanya. Aku berdebat dengan diri sendiri didalam hatiku, akhirnya akupun membuat sebuah keputusan. Aku memberanikan diriku untuk bertanya “kakak, aku mau tanya. Apa kakak sayang sama aku?” akhirnya aku mengatakannya.
“Hahahahaha Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja aku menyayangimu Elena” dia tertawa terbahak-bahak menjawabnya.
“Kakak aku serius tahu, ayo donk jawab dengan jujur kak” aku menjawabnya dengan nada serius.
Tiba-tiba dia berhenti tertawa dan berkata dengan nada serius “ya Elena tentu saja aku menyayangimu, itulah alasanku membawamu kemari. Karena ini akan menjadi tempat yang spesial Elena”. Aku menghela napas lega mendengar perkataannya. Belum sempat aku menjawab, dia melanjutkan kata-katanya “tempat ini akan menjadi saksi bisu cintaku Elena. Besok aku akan melamar kekasihku disini. Sebelum masuk tadi aku sudah bilang kalo aku sudah mempersiapkan kejutan untukmu kan? Ya itulah kejutannya. Bagaimana menurutmu? Ide yang hebat bukan? Aku sangat menyayangimu dan aku sudah menganggapmu sebagai adik kecilku, karena itu aku mengajakmu kasini dan memberitahumu tentang ini. Aku takut membuatnya kecewa jika aku salah memilih tempat. Bagaimana menurutmu Elena?”
Aku hanya terdiam mendengarnya. Aku berusaha membendung air mataku, dadaku terasa penuh sesak menahan sakit dan kecewa yang kurasa. Aku menundukkan kepalaku, tulangku serasa remuk, aku merasa tak dapat berdiri lagi, seluruh badanku bergetar. Aku berusaha menenangkan diri dan berkata dengan suara pelan “pilihan yang sangat bagus kak” suaraku bergetar. Aku membendung airmata yang ingin keluar dengan sebuah senyum yang kupaksakan akupun mengangkat kepalaku dan menatap matanya “dia akan sangat menyukainya, ini adalah tempat yang sangat sempurna” aku menghela napas panjang lalu berkata “Oh iya kak aku hampir lupa, hari ini aku ada janji sama Mika. Mungkin dia sudah menungguku sekarang. Maaf kak aku nggak bisa nemenin kakak sampai selesai. Aku pergi duluan ya?” Hanya itu yang mampu ku ucapkan padanya aku langsung membalikkan badanku dan berjalan menuju pintu utama benteng “kamu janjian dimana? Biar kuantar ya?” suaranya menghentikan langkahku. Aku hanya menggelengkan kepalaku, kembali berjalan keluar dan berniat untuk mencari kendaraan umum yang bisa mengantarkanku ke pantai itu.

***

Aku terbaring tak berdaya diatas hamparan pasir, membiarkan badanku yang tersengat panasnya sinar matahari basah diguyur ombak. Dadaku sesak, jantungku berdegup cepat, tubuhku terasa lemas, napasku tersendat-sendat, air mataku terus terjatuh tanpa henti. Hatiku hancur, hidupku serasa hancur, semua yang kulakukan hanya berakhir sia-sia. Sikap manisnya itu ternyata bukan karena dia mempunyai perasaan yang sama padaku, ternyata perasaannya hanya sebatas sayang terhadap adik perempuan. Aku bertanya-tanya dalam hatiku, mengapa aku begitu bodoh? Mengapa aku salah mengartikan perasaannya? Besok dia akan melamar kekasihnya, wanita itu akan menjadi pemdamping hidupnya, dia adalah wanita yang beruntung.
Walau remuk redam hatiku, kupaksakan bibirku untuk tersenyum. Tapi saat ini, disini, aku ingin menghabiskan air mataku hingga aku tak lagi dapat menangis. Aku ingin menghabiskan semua rasa sedihku agar aku tak lagi bisa merasa sedih. Akan kusimpan perasaanku, takkan kubiarkan dia mengetahui hal ini, aku ingin terus melihat senyum bahagia yang terukir indah diwajahnya bagaikan mentari senja di pantai ini. Akan kuukir semua kenangan indah yang telah kita lalui bersama, walau aku hanya sebatas adik bagimu.

***

Pantai Panjang, saksi bisu perasaanku ini akan setia menemaniku, mendengar semua ceritaku, dan menyimpan semua rahasiaku. Selamat jalan cinta pertamaku, semoga hidupmu selalu dalam balutan kebahagian seperti matahari senja yang selalu memberi balutan warna oranye indah disetiap sudut pantai ini. Aku akan terus mencintai ombak ini, ombak yang selalu setia kembali walau sejauh apapun jarak yang harus ditempuhnya.
Hidup adalah perasaan senang, sedih, dan marah yang berkumpul menjadi satu membentuk sebuah harmoni indah yang ada didalam hati setiap insan didunia. Disetiap kehidupan manusia selalu ada hal-hal yang tidak mereka inginkan untuk terjadi tetap terjadi. Perasaan itu bagaikan ombak yang tanpa henti-hentinya menerpa sebuah batu karangbesar. Walau terpaan ombak akan mengikis permukaannya, batu karang itu terus berdiri dengan gagahnya karena kikisan itu akan menjadi pasir yang indah dan berkilau.
Itulah kehidupan, setiap kejadian yang membuat kita merasa senang, sedih, ataupun marah, adalah terpaan ombak kehidupan yang akan sedikit demi sedikit mengikis kita. Akan tetapi, kikisan ombak kehidupan itu akan membuahkan pasir yang indah dan berkilau nantinya.

~THE END~

Cerpennya gaje ya? Kekeke, I know that^^ Tapi, saya akan tetap terus menulis. Karena, menurut saya menulis itu bisa mengembangkan mimpi dan harapan saya. Menulis juga bisa menumpahkan semua rasa sakit, senang, sedih, bahkan marah yang saya rasakan.. Thanks banget untuk readers setia yang udah nyempetin waktunya untuk baca cerita ini.
Yang pasti, RCL (Read+Comment+Like) Please ^^ 

Sesaat Setelah Tampil Jin Lovelyz Dilarikan Ke Rumah Sakit


Lovelyz  yang merupakan girlband baru Woolim kembali menjadi perhatian. Kali ini, salah seorang member terlihat dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah penampilan mereka.
Jin memang sudah merasakan sakit dibagian perutnya sesaat sebelum tampil. Namun, sang idol tetap melanjutkan penampilannya di panggung KBS Music Bank, Jum'at (21/11).
"Sebelum naik panggung, Jin merasakan sakit di bagian perut. Meski begitu, ia bersikeras untuk tetap tampil. Ia pun berakhir tampil dengan menahan sakit," ungkap agensi seperti yang dilansir Soompi.
Sayangnya, rasa sakit malah semakin parah saat Jin harus menyanyi dan melakukan dance.
Dalam rekaman penampilan Lovelys pun, terlihat jelas bahwa Jin tengah menahan rasa sakitnya.
Para fans yang menyaksikan penampilan penampilan Lovelyz bahkan sampai takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan di atas panggung.
Setelah selesai tampil, sang idol pun langsung dilarikan ke rumah sakit.
Hingga saat ini, pihak agensi masih belum memastikan keadaan terakhir artisnya itu.
Semoga sang idol cepat sembuh dan bisa kembali tampil bersama Lovelyz. (Get Well Soon Eonni^^)


<RCL (Read+Comment+Like) Please^^>

Friday, November 21, 2014

Choi Siwon Menobatkan Diri Sebagai Fans Setia dari Cho Kyuhyun Super Junior


Tanpa diduga-duga, ternyata si maknae dari Super Junior ini memiliki seorang penggemar setia yang berada satu grup dengannya yaitu Choi Siwon!
Siwon terang-terangan mengumumkan bahwa ia kini adalah fans setia dari Cho Kyuhyun.
Siwon mengunggah beberapa foto di akun Twitternya saat tengah menjadi fan-boy nya Kyuhyun.
Disalah satu foto, Siwon berada di tengah deretan penonton yang tengah menyaksikan penampilan langsung Kyuhyun diacara Music Bank yang disiarkan di stasiun televisi Korea KBS.
Di foto lainnya Siwon tampak berpose bersama Kyuhyun. Siwon tengah memegang album terbaru Kyuhyun At Gwanghwamun yang telah ditandatangani langsung oleh maknae dari Super Junior itu.
Siwon bahkan menuliskan sebuah keterangan pada foto yang diunggahnya itu "Kalian cemburu kan? Saya mendapatkan CD dari Kyuhyunoppa ^^," tulis Siwon di akun Twitternya.. ^^

Shindong Super Junior Tunda Daftar Wamil Akibat Cedera


Pihak perwakilan dari SM Entertaintment telah mengumumkan bahwa Shindong Suju akan mendaftar untuk wajib militer pada tanggal 25 November nanti. tetapi sayangnya, keberangkatan member Super Junior itu harus ditunda karena alasan kesehatan.
Hari ini tanggal 21 November 2014, perwakilan SM Entertaintment resmi mengumumkan bahwa Shindong oppa tidak akan mendaftar ke barak militer bulan ini karena cedera yang dialaminya.

"Shindong berencana mendaftar ke batalyon 306 sebagai tentara aktif yang akan bertugas di Uijeongbu, Gyeonggido, pada 25 November nanti," ucap perwakilan SM. "Namun karena memburuknya kesehatannya, termasuk nyeri tulang belakang, pendaftarannya terpaksa ditunda."

Berdasarkan laporan tersebut, pihak SM juga menyatakan bahwa salah Satu Lead Dancer Super Junior itu akan mendaftar pada awal 2015 setelah ia mendapatkan pengobatan untuk punggungnya.

Kyuhyun Super Junior Menangis Saat menyanyikan 'At Gwanghwamun'



 Wahh lagi-lagi si maknae dari Super Junior ini buat kita terpukau. Bagaimana tidak, si maknae evil ini berhasil menitikkan airmatanya saat menyanyikan lagu debut solonya yang berjudul 'At Gwanghwamun', sebenarnya Khyuhyun oppa mengaku sedikit kesulitan untuk mengekspresikan perasaannya itu.

“Sebenarnya sangat sulit bagiku untuk menjadi sentimental karena aku sudah lama tak punya pacar,” kata maknae Super Junior ini. “Sangat sulit bagiku untuk mengekspresikan perasaanku, jadi aku bernyanyi sambil memikirikan tentang masa lalu.”
Ia pun melanjutkan, “Kau tak bisa menyanyikan lagu tentang cinta jika kau tak pernah ada dalam sebuah hubungan percintaan. Kau hanya tahu perasaan bertepuk sebelah tangan. Kau harus merasakan bagaimana rasanya putus cinta untuk mengekpresikan perasaanmu.”

Pria berumur 26 tahun ini berhasil membuat para penonton di M Countdown histeris dengan tetesan air matanya. Ia berhasil mengolah seluruh emosi dalam dirinya hingga membuat penampilannya malam itu tampak sangat memukau. Alhasil, diapun menyapu bersih piala penghargaan M Countdown malam itu.. (waaaaaaaaaaw neomu daebakida)

Lagu tersebut menceritakan tentang penantian panjang seorang pria saat menunggu wanita yang dicintainya. Selang waktu berlalu, wanita itu tetap tidak datang juga.

 'Hari ini, seperti orang bodoh aku berdiri disini.
Membiarkan tubuh ini basah dibawah hujan, Menunggumu, yang pasti tidak akan datang' sepenggal lirik dari nyanyian namja ini sudah bisa menyiratkan betapa sakit perasaannya itu..
Copyright © 2014 Vanila Shina